Arsip Blog

Rabu, 14 Maret 2018

KESEPAKATAN PENGGALANGAN KOMITMEN AKREDITASI PUSKESMAS CIBOLERANG TAHUN 2018

     


        Hari  Rabu tanggal 14 Maret 2018 telah dilaksanakan penggalangan komitmen akreditasi lintas sektor yang merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian proses akreditasi puskesmas di aula UPT Puskesmas Caringin. Puskesmas Cibolerang berencana mengikuti survei akreditasi pada tahun 2018.

 Adapun isi dari komitmen tersebut antara lain :

I. TINGKAT DINAS KESEHATAN KOTA BANDUNG

1. Kepala dinas dan jajaran struktural akan mendukung proses kegiatan akreditasi puskesmas tahun 2018.
2. Membentuk tim pembina akreditasi puskesmas yang akan dituangkan dalam surat tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung.
3. Seluruh pembina akreditasi tingkat dinas ikut mendampingi dan mengawasi setiap proses akreditasi puskesmas.
4. Membantu mencarikan solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi oleh puskesmas terkait akreditasi puskesmas.
5. Seksi mutu pelayanan kesehatan sebagai koordinator dari kegiatan akreditasi puskesmas.
6. Membantu administrasi dan kebijakan yang harus dibuat tingkat dinas sebagai dukungan kepada terwujudnya akreditasi puskesmas.
7. Pembina sebagai penghubung antara puskesmas dan dinas kesehatan dalam proses kegiatan akreditasi puskesmas.
8. Sebagian besar pembiayaan penyelenggaraan akreditasi berasal dari dana DAK dan APBD.



II. TINGKAT PUSKESMAS

1. UPT Puskesmas membantu dan ikut bertanggungjawab dalam pelaksanaan proses akreditasi puskesmas wilayahnya tahun 2018.
2. Seluruh staf puskesmas berkomitmen mendukung dan bekerjasama dalam mewujudkan peningkatan mutu layanan puskesmas melalui proses akreditasi.
3. Pembiayaan yang bersifat teknis dan administrasi diluar pembiayaan DAK dan APBD akan ditanggung oleh puskesmas dengan dana yang tersedia di puskesmas.
4. Pembagian tugas terkait dokumen akreditasi akan diatur oleh TOP manajemen di puskesmas masing-masing.
5. Dalam pelaksanaan proses akreditasi puskesmas melibatkan lintas sektor dalam dukungan setiap proses kegiatan akreditasi.
6. Setiap puskesmas didampingi oleh 3 pendamping akreditasi yang bersertifikat dan 3 pembina yang berasal dari dinas kesehatan Kota Bandung.
7. Pelaksanaan penggalangan komitmen di tingkat dinas akan dilanjutkan dengan penggalangan komitmen di tingkat puskesmas dan kewilayahan masing-masing sesuai jadwal.
8. Penataan tata graha di lingkungan puskesmas akan didamping oleh para pendamping akreditasi yang telah ditunjuk.
9. Bekerja Ikhlas, professional dan berkomitmen dalam peningkatan mutu layanan kesehatan di wilayahnya.






Minggu, 04 Maret 2018

SUSULAN BAGI BALITA/ANAK/SISWA YANG BELUM MENDAPAT IMUNISASI DIFTERI PADA PROGRAM ORI TAHAP I
DI PUSKESMAS CIBOLERANG KOTA BANDUNG







     Alhamdulillah pada bulan Februari 2018 sampai awal Maret ORI tahap I telah selesai dilaksanakan di posyandu, PAUD, TK dan SD. Adapun bagi masyarakat yang berada di wilayah Kelurahan Margasuka dan Kelurahan Cirangrang Kota Bandung, apabila saat bulan kemarin belum mendapat imunisasi difteri di pos pelayanan maka dapat datang langsung ke Puskesmas Cibolerang.
        Bagi yang akan imunisasi susulan ini tidak perlu untuk mengantri di pendaftaran karena program ORI gratis, silahkan masuk dan menghubungi petugas KIA puskesmas sambil membawa kartu ORI yang telah dibagikan kepada kader kesehatan setempat, kecuali bagi siswa/i yang sudah sekolah di PAUD/TK/SD tidak perlu membawa kartu ORI.
          Kegiatan imunisasi susulan dilaksanakan selama bulan Maret 2018 dan mulai 1 April kami tidak lagi menerima pelayanan ORI tahap I.Terima kasih telah mengunjungi laman informasi ini.😊

Senin, 26 Februari 2018

Rabu, 14 Februari 2018

KUNJUNGAN KEWILAYAHAN CAMAT BABAKAN CIPARAY DI POSYANDU RW 02 KELURAHAN CIRANGRANG

Pada hari ini, tanggal 15 Februari 2018 telah dilaksanakan kegiatan posyandu di RW 02 Kelurahan Cirangrang. Posyandu merupakan salah satu UKBM yang ada di masyarakat yang dilaksanakan setiap bulan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita. Ada yang berbeda pada kegiatan bulan ini,selain karena bulan Februari adalah bulan pemberian Vitamin A, pada bulan ini pula diberikan imunisasi difteri yang merupakan rangkaian dari kegiatan ORI (Outbreak Response Immunization). 

Banyak pihak yang terkait dengan kegiatan ORI ini, selain dari dinas kesehatan yang secara teknis memberikan imunisasi pada sasaran, dibutuhkan dukungan dari lintas sektor agar target dari kegiatan pencegahan difteri ini berjalan lancar. Pihak kewilayahan seperti ketua RT, ketua RW, lurah dan camat juga mengajak kepada warga masyarakat agar turut serta mendukung kegiatan ini.


 Sasaran yang diberikan adalah anak yang berusia lebih dari 1 tahun sampai umur kurang dari 19 tahun. Untuk anak yang sudah memasuki usia sekolah, imunisasi diberikan di sekolah, sedangkan bagi anak yang belum sekolah dan putus sekolah, imunisasi diberikan di posyandu dengan terlebih dahulu menghubungi kader kesehatan setempat.



Semangat.......